Indra Sjafri, pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, menyatakan harapannya agar pemain berpengalaman yang telah berkompetisi di tingkat senior dapat berkontribusi secara signifikan dalam persiapan Timnas menuju SEA Games 2025. Menurutnya, pengalaman pemain tersebut sangat penting untuk membangun tim yang solid dan mampu bersaing di level regional.
Dalam sesi pemusatan latihan yang berlangsung di Jakarta, Indra menekankan bahwa keberadaan para pemain senior akan memberikan dampak positif bagi perkembangan tim muda ini. Ia percaya, melalui pengalaman dan pelatihan yang intensif, para pemain dapat membentuk sinergi yang kuat.
Sejauh ini, dari total 33 pemain yang dipanggil, terdapat lima nama yang sudah pernah membela Timnas senior. Sejalan dengan harapan Indra, kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan inspirasi dan contoh yang baik bagi pemain-pemain lainnya yang lebih muda.
Perkembangan Pemain dalam Latihan Timnas U-23
Kelima pemain yang telah berpengalaman adalah Muhammad Ferarri, Ivar Jenner, Hokky Caraka, Rafael Struick, dan Mauro Zijlstra. Mereka diharapkan bisa menjadi motor penggerak dalam tim dan membantu mengarahkan rekan-rekannya selama masa persiapan.
Indra menegaskan bahwa ia tidak akan memberikan perlakuan yang berbeda kepada para pemain, terlepas dari latar belakang mereka. Semua pemain harus bekerja keras dan menunjukkan performa terbaiknya dalam latihan untuk mendapatkan kesempatan bermain.
“Saya ingin semua pemain memahami bahwa setiap dari mereka memiliki nilai yang sama di mata saya,” ungkap Indra. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana kompetitif yang sehat di dalam tim.
Tantangan yang Dihadapi Timnas U-23 ke Depan
Dalam rangka menghadapi ujian mental dan fisik, Timnas Indonesia U-23 akan mengadakan dua laga uji coba melawan Mali U-23 pada 15 dan 18 November. Dua pertandingan ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi kemampuan tim serta mengasah performa pemain sebelum memasuki kompetisi sebenarnya.
“Pertandingan uji coba ini akan menjadi titik awal yang baik bagi kami untuk menyiapkan tim dalam menghadapi SEA Games mendatang,” lanjut Indra. Ia merencanakan berbagai strategi yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam pertandingan tersebut.
Selama latihan, Indra menekankan pentingnya komunikasi dan kerjasama di antara para pemain. Ia berharap, dengan latihan yang terencana, tim dapat lebih kompak dan solid dalam menghadapi berbagai situasi selama pertandingan.
Pentingnya Mental dan Gaya Bermain Timnas yang Kuat
Selain aspek teknis, mental pemain juga menjadi fokus utama dalam pembinaan saat ini. Indra menyadari bahwa menghadapi tekanan di tingkat kompetisi memerlukan ketahanan mental yang kuat.
“Kami berusaha melatih mental mereka agar siap menghadapi situasi sulit dalam pertandingan,” tambahnya. Melalui simulasi dan pengalaman, tim diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan tekanan yang mungkin timbul selama kompetisi.
Sebagai pelatih, Indra juga berusaha untuk menciptakan atmosfer positif dalam tim. Ia meyakini bahwa sikap optimis akan membantu pemain lebih percaya diri saat bertanding.
Indra Sjafri menekankan bahwa proses saat ini adalah bagian dari investasi jangka panjang. Membangun tim yang kuat memerlukan waktu dan kesabaran, tetapi dengan dedikasi yang tinggi, hasil yang baik tidak akan lama datang. Timnas U-23 diharapkan dapat mencapai prestasi yang membanggakan di kancah internasional di masa depan.
