1/8
Tradisi Natal di Ukraina merupakan momen yang kaya akan budaya dan simbolisme. Tradisi ini mencerminkan keindahan serta keragaman warisan budaya yang telah terjaga selama berabad-abad.
Setiap tahun, masyarakat Ukraina merayakan Natal dengan berbagai ritual yang unik dan menarik. Salah satu aspek terpenting dari perayaan ini adalah penggabungan antara elemen rohani dan budaya lokal yang menciptakan suasana syahdu dan penuh makna.
Nuansa Spiritualitas dalam Perayaan Natal di Ukraina
Perayaan Natal di Ukraina tak lepas dari nuansa spiritual yang mendalam. Banyak orang yang menghadiri misa di gereja-gereja lokal untuk merayakan kelahiran Sang Juru Selamat.
Tradisi ibadah malam Natal menjadi momen penting bagi keluarga untuk berkumpul dan berdoa. Suasana harapan dan sukacita menyelimuti setiap sudut gereja dengan nyanyian dan doa-doa yang dipanjatkan oleh umat.
Ritual ini juga diwarnai dengan penggunaan lilin, yang melambangkan cahaya yang datang ke dunia. Cahaya tersebut menjadi simbol harapan dan pengharapan bagi setiap orang yang hadir.
Uniknya Tradisi ‘Didukh’ dalam Perayaan Natal
Salah satu tradisi yang mencolok dalam perayaan Natal di Ukraina adalah ‘Didukh’, seikat jerami atau gandum yang dihias. ‘Didukh’ melambangkan roh leluhur dan kemakmuran yang diharapkan akan menyertai keluarga pada tahun yang akan datang.
Pada Malam Natal, ‘Didukh’ biasanya diletakkan di tengah meja sebagai penghormatan kepada leluhur. Kehadiran ‘Didukh’ memberikan makna mendalam tentang kesinambungan antara generasi yang lalu dan yang sekarang.
Kaum muda sering kali dilibatkan dalam dekorasi ‘Didukh’, sehingga tradisi ini tetap relevan bagi generasi yang lebih muda. Proses ini menjadi bentuk transfer nilai-nilai budaya dari orang tua kepada anak-anak.
Perayaan Sup Belasan Hidangan yang Menggugah Selera
Perayaan Natal di Ukraina juga identik dengan santapan lezat. Hidangan berbasis vegetarian disajikan secara khusus untuk menghormati malam Natal yang suci.
Salah satu hidangan yang paling terkenal adalah kutia, campuran gandum, madu, dan buah kering. Makanan ini tidak hanya lezat, tetapi juga sarat dengan simbolisme yang terkait dengan kehidupan dan kemakmuran.
Selama perayaan, keluarga biasanya mempersembahkan sup dan lauk-pauk yang beragam. Setiap hidangan memiliki makna tersendiri, menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
