Ketika memasuki kamar hotel yang tampak bersih dengan seprai yang rapi dan kamar mandi yang berkilau, banyak tamu percaya bahwa mereka berada di tempat yang higienis. Namun, survei menunjukkan bahwa beberapa area paling kotor sering kali tepat di depan mata, menyimpan potensi untuk menyebarkan bakteri dan kuman.
Dalam dunia perhotelan yang serba cepat, di mana tingkat hunian tinggi dan staf terbatas, tidak semua area dapat dibersihkan secara menyeluruh setiap hari. Para ahli menyatakan bahwa dengan hanya dua petugas yang bertanggung jawab untuk membersihkan satu kamar dalam waktu 30 menit, perhatian terhadap detail mungkin terabai.
Bantal Hias dan Bed Runner
Salah satu elemen yang sering diabaikan adalah bantal hias dan bed runner. Banyak pelancong yang berpengalaman lebih memilih untuk menyingkirkan benda-benda ini segera setelah mereka memasuki kamar hotel karena kekhawatiran terhadap kebersihan.
Seorang penasihat perjalanan, berbagi pengalamannya, menyatakan bahwa semua bantal dekoratif sering kali tidak dicuci secara teratur. Dalam banyak kasus, hal ini berlangsung selama berbulan-bulan, sehingga potensi menjadi sumber bakteri sangat besar.
Permukaan yang Sering Disentuh
Salah satu barang yang dianggap paling tidak higienis di kamar hotel adalah telepon. Para pelancong merasa ngeri dengan bagian penerima telepon yang sering kali terlewatkan dalam proses pembersihan.
Meski karpet sering menjadi perhatian karena debu dan kuman yang terperangkap, banyak hotel bintang lima mulai beralih ke lantai kayu yang lebih mudah dibersihkan. Namun, di balik kemewahan tersebut, pengunjung masih direkomendasikan untuk berhati-hati, terutama terhadap remote TV dan saklar lampu yang juga berisiko.
Sudut Tersembunyi yang Jarang Diperhatikan
Hal lain yang sering terlewat adalah area tersembunyi seperti langit-langit tinggi, lampu gantung, dan kepala shower. Pembersihan reguler sering kali tidak mencakup bagian-bagian ini, yang dapat menjadi sarang bagi debu dan kotoran.
Selain itu, gelas yang tersedia di lemari atau laci juga menjadi perhatian. Sebagian besar tamu tidak mempertimbangkan kapan terakhir kali gelas-gelas tersebut dicuci, sehingga berpotensi menambah risiko kesehatan.
Tips Aman Saat Menginap di Hotel
Para ahli setuju bahwa ada langkah-langkah sederhana yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko. Pertama, menyingkirkan bantal dekoratif dan bed runner adalah langkah awal yang baik. Selanjutnya, membersihkan remote TV, saklar, dan telepon sebelum digunakan juga sangat dianjurkan.
Berhati-hati saat menggunakan bathtub adalah juga hal yang penting. Memastikan kebersihan sebelum berendam sangat dianjurkan, terutama di hotel yang tidak memiliki standar kebersihan yang tinggi. Jika perlu, jangan ragu untuk melakukan pembersihan ringan sendiri selama menginap.
Memahami Kebersihan Kamar Hotel dan Standarnya di Seluruh Dunia
Ketika berbicara tentang kebersihan, setiap hotel mempunyai standar yang berbeda-beda. Di beberapa negara, pembersihan kamar hotel diatur dengan ketat, sementara di negara lain masih terdapat celah yang luas dalam hal kebersihan.
Dengan adanya pengawasan yang kurang ketat terhadap praktik pembersihan, wisatawan sering kali terpaksa untuk menggantungkan diri pada kebijaksanaan hotel. Dalam banyak kasus, hotel premium pun tidak selalu menjamin kebersihan yang optimal.
Para pelancong harus memahami bahwa seiring dengan perbedaan budaya dan kebijakan, mungkin ada tempat-tempat di mana praktik kebersihan kurang diterapkan. Oleh karena itu, meski merasa nyaman, penting untuk tetap waspada terhadap kebersihan.
Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kebersihan Hotel
Dengan kemajuan teknologi, banyak hotel mulai berinvestasi dalam perangkat pembersihan otomatis dan sistem sanitasi. Dengan teknologi ini, harapan para tamu untuk mendapatkan kebersihan yang lebih baik dapat segera tercapai.
Sebagian hotel kini menggunakan robot pembersih yang dapat bekerja secara efisien tanpa intervensi manusia. Selain menghemat waktu, penggunaan robot memungkinkan setiap sudut kamar untuk dibersihkan lebih baik.
Meskipun teknologi menawarkan banyak keuntungan, tamu tetap disarankan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai kebijakan kebersihan hotel. Terkadang, kombinasi praktik tradisional dan teknologi dapat memberikan hasil terbaik.
Bagaimana memilih Hotel yang Memiliki Standar Kebersihan Tinggi
Pilihannya ada di tangan Anda ketika memilih hotel untuk menginap. Salah satu cara terbaik untuk menentukan kebersihan adalah dengan membaca ulasan dari tamu sebelumnya.
Kebanyakan platform pemesanan menyediakan ulasan terperinci yang mencerminkan pengalaman tamu sebelumnya mengenai kebersihan. Ulasan ini bisa menjadi referensi awal untuk menilai hotel sebelum membuat keputusan.
Tak hanya mengandalkan informasi daring, Anda juga bisa melakukan panggilan telepon untuk menanyakan prosedur kebersihan hotel. Sebelum mendaftar, pastikan Anda mendapatkan informasi yang cukup, sehingga Anda dapat merasa aman dan nyaman selama menginap.
Membangun Kesadaran akan Kebersihan di Kalangan Tamu dan Hotel
Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan di kalangan tamu dan pengelola hotel adalah langkah penting. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan, semua pihak harus terlibat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Hotel perlu menyediakan pelatihan yang tepat bagi staf tentang cara melakukan pembersihan yang baik. Di sisi lain, tamu juga harus lebih sadar dan tidak malu untuk meminta pembersihan tambahan jika merasa diperlukan.
Kesadaran dan kolaborasi antara tamu dan petugas hotel dapat menciptakan standardisasi baru dalam hal kebersihan. Hal ini akan membantu menciptakan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman tetapi juga aman.
