Tidak Akan Sakit Mata Jika Melewati

Pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di Jakarta Selatan telah menjadi sorotan publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, menyatakan rasa lega atas dimulainya proses ini, yang sudah berlangsung terlalu lama.

Sutiyoso hadir dalam acara pembongkaran bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurutnya, keputusan ini membawa harapan baru bagi perbaikan kondisi transportasi di Jakarta.

“Hati saya merasa lega dengan kepastian yang dicanangkan oleh Pak Gubernur pagi ini,” ucap Sutiyoso, mengekspresikan rasa syukur dan harapannya terhadap proyek transportasi Jakarta.

Pentingnya Proyek Transportasi Terintegrasi di Jakarta

Sutiyoso mengisahkan masa pemerintahannya di tahun 2003, di mana ia berkonsultasi dengan sejumlah pakar transportasi untuk menyelesaikan masalah kemacetan. Menghadapi tantangan yang besar, ia juga melakukan studi banding ke Kolombia untuk mendapatkan perspektif baru.

Akhir Cerita Monorel: Dari Rencana Menjadi Kenyataan

Walaupun proyek monorel dicanangkan pada tahun 2004, berbagai masalah mengakibatkan proyek tersebut terhenti. Dalam waktu yang bersamaan, Sutiyoso menyadari bahwa situasi ekonomi saat itu tidak mendukung pencarian investor untuk proyek ini.

Proyek yang seharusnya memberi harapan kini menjadi besi tua di tepi jalan, mendinginkan harapan masyarakat Jakarta. “Kondisi ini memalukan, dan saya tidak tahu mengapa proyek tidak kelanjutannya,” ungkapnya.

Pada tahun 2014, konsep pembangunan ini bertransformasi menjadi LRT, yang dianggap lebih sesuai dengan dinamika kota. Kondisi tiang monorel yang mangkrak merusak wajah estetika kota, dan Sutiyoso berharap langkah yang diambil saat ini akan memperbaiki hal itu.

Proses Pembongkaran dan Harapan Baru untuk Jakarta

Jumlah tiang monorel yang akan dibongkar mencapai 109, dengan anggaran sekitar Rp254 juta disiapkan untuk proses pembongkaran. Gubernur Pramono Anung telah menegaskan pembongkaran ini akan dilakukan pada malam hari.

Pramono juga menegaskan bahwa tidak ada lagi masalah hukum terkait proyek tiang monorel ini. “Kami telah menyelesaikan urusan hukum dan kini fokus pada pembongkaran tiang,” lanjutnya dengan keyakinan.

Related posts