Polisi di Yogyakarta memberikan penghargaan khusus kepada seorang mahasiswi bernama Eviana Adi’ba Agustin yang berhasil menggagalkan aksi penjambretan. Kejadian heroik ini bukan hanya memberikan pelajaran bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan pentingnya keberanian individu dalam melawan kejahatan.
Eviana, yang masih berusia 21 tahun, merupakan sosok pelajar yang tak hanya mengejar ilmu, tetapi juga siap untuk melindungi diri sendiri. Ditemani oleh rekannya Ayunda, mereka berdua menunjukkan keberanian tinggi di tengah situasi yang mengancam keselamatan mereka.
Pada kesempatan tersebut, Polresta Yogyakarta juga mengapresiasi para warga Sipil yang ikut membantu mengamankan pelaku apabila dibutuhkan. Penghargaan ini diberikan dalam bentuk piagam dan tali asih sebagai bentuk apresiasi kepolisian terhadap partisipasi masyarakat.
Motivasi di Balik Penghargaan dari Polresta Yogyakarta
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan untuk memotivasi masyarakat menjadi lebih aktif dalam menjaga keamanan. Hal ini merupakan langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua warga Yogyakarta.
Pandia menekankan bahwa melalui acara ini, masyarakat diharapkan dapat lebih sadar dan berani dalam menghadapi situasi yang mengancam. Menjadi polisi bagi diri sendiri adalah sikap yang patut dicontoh, dan hal tersebut harus dikembangkan di kalangan masyarakat.
Menurut Pandia, penghargaan tersebut adalah salah satu cara untuk menunjukkan bahwa kepolisian sangat menghargai inisiatif dan keberanian masyarakat. Tanpa partisipasi mereka, sulit untuk menciptakan situasi yang aman secara keseluruhan.
Detail Kejadian Penjambretan yang Dialami Eviana
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB, saat Eviana dan Ayunda melintasi Jalan Menteri Supeno di Yogyakarta. Sebuah sepeda motor mendekati mereka dan pelaku dengan berani mengambil handphone yang berada di dashboard motor Eviana.
Setelah kejadian tersebut, Eviana dan Ayunda tidak tinggal diam. Mereka secara cepat memutuskan untuk mengejar pelaku dan berusaha merebut kembali barang yang dicuri. Momen ini menguji keberanian mereka dalam menghadapi risiko dan ancaman langsung.
Eviana dan Ayunda melanjutkan pengejaran hingga mereka berhasil menabrakkan motor mereka ke kendaraan pelaku. Kejadian ini menunjukkan betapa beraninya mereka dalam situasi yang sangat berbahaya.
Respon dan Tanggapan dari Kepolisian Yogyakarta
Pandia merespons situasi ini dengan memberikan jaminan bahwa Eviana tidak akan dikenakan sanksi karena tindakan membela diri tersebut. Kepolisian menyadari bahwa tindakan yang dilakukan Eviana dan Ayunda adalah untuk melindungi diri mereka dari kejahatan.
Menurut Pandia, pihak kepolisian berkomitmen untuk menolak segala laporan dari pelaku yang akan menyeret Eviana ke jalur hukum. Hal ini menunjukkan keberanian dan integritas kepolisian dalam mendukung warganya.
Pihaknya juga berjanji akan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berani melawan kejahatan sebagaimana yang dilakukan Eviana dan Ayunda, menegaskan bahwa polisi adalah pelindung bagi masyarakat.
