Polisi Periksa Tujuh Saksi Kebakaran Gudang Kimia Pencemar Sungai Cisadane

Kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kebakaran yang terjadi di gudang bahan kimia milik sebuah perusahaan di kawasan Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan. Kasus ini melibatkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi yang diambil dari berbagai pihak, termasuk karyawan yang bekerja di lokasi tersebut.

Pemeriksaan saksi ini merupakan langkah awal untuk menilai apakah ada unsur pidana yang terlibat dalam insiden ini. Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan berfokus pada pengumpulan informasi yang akurat.

Dalam situasi ini, kepolisian berusaha untuk memverifikasi semua informasi yang dikumpulkan. Adanya keterlibatan karyawan sebagai saksi mencerminkan komitmen polisi dalam mendapatkan gambaran jelas tentang peristiwa yang berlangsung.

Mengungkap Misteri Kebakaran Gudang Kimia di BSD

Sejak kebakaran terjadi pada Senin pagi, pukul 04.25 WIB, tim penyelidik langsung mengambil tindakan cepat. Proses pemadaman yang berlangsung rumit ini disebabkan oleh sifat bahan kimia yang terbakar, yang membuat upaya pemadaman menjadi lebih kompleks.

“Kami masih memeriksa unsur pidana yang mungkin muncul,” jelas AKBP Boy Jumalolo. Selain pengambilan sampel, langkah evaluasi teknis juga dilakukan, melibatkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik dan Inafis.

Dalam setiap langkah penyelidikan, kepolisian memastikan bahwa keamanan di sekitar lokasi menjadi prioritas utama. Proses mitigasi berjalan bersamaan dengan pengumpulan bukti untuk memperkuat hasil penyelidikan.

Dampak Lingkungan Akibat Kebakaran di Taman Tekno

Insiden ini tidak hanya mengguncang operasional gudang, tetapi juga berpotensi menghasilkan dampak lingkungan yang serius. Cairan pestisida yang terbawa air akibat pemadaman kebakaran dilaporkan mengalir ke Kali Jaletreng, yang berujung pada pencemaran lebih luas.

Laporan menyebutkan bahwa dampak dari pencemaran mencakup kematian sejumlah ikan dalam aliran sungai tersebut. Selain itu, masyarakat sekitar terlihat menangkap ikan yang terpengaruh, berisiko terhadap kesehatan mereka.

Proses pemindahan material berbahaya juga menjadi salah satu fokus utama pihak berwenang. Upaya ini bertujuan untuk mencegah pencemaran lebih lanjut ke ekosistem sungai yang lebih besar.

Pentingnya Penanganan Keamanan di Lokasi Kebakaran

Kepolisian bersama tim teknis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan lokasi kebakaran. Langkah-langkah yang diambil mencakup mitigasi material berbahaya untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat sekitar.

AKBP Boy menegaskan pentingnya penanganan yang cepat dan tepat terkait bahan berbahaya yang ada di lokasi kejadian. “Kami akan mencoba memastikan barang-barang berbahaya dapat segera dipindahkan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga berjanji untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang hasil penyelidikan setelah data lengkap diterima. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat tentang situasi yang sedang berlangsung.

Related posts