Dalam beberapa tahun terakhir, Kate telah beberapa kali mengatakan bahwa hijau adalah warna favoritnya. Pada 2022, saat berjalan-jalan di Wales untuk merayakan Hari St. David, Kate—yang mengenakan pakaian hijau untuk acara tersebut—ditanya seorang simpatisan tentang warna favoritnya.
“Itu warna yang saya kenakan,” katanya, menurut The Daily Express. “Tahukah Anda mengapa? Karena itu mengingatkan saya pada alam.”
Kate selalu menikmati alam terbuka, bahkan alam pula yang menjadi tempat perlindungan baginya saat ia menjalani pengobatan kanker pada 2024. Ia mengumumkan pada Januari 2025 bahwa telah sembuh dari penyakit tersebut, jenis dan stadiumnya tidak pernah diungkap pada publik.
Hijau secara tradisional dikaitkan dengan alam, musim semi, dan kehidupan baru. Mengutip InStyle, penata gaya pribadi Francesca Cairns sebelumnya mengatakan bahwa hijau melambangkan pertumbuhan, optimisme, pembaharuan, dan perasaan penuh harapan.
Kecintaan Kate terhadap warna hijau bukan sekadar pilihan estetis, tetapi juga merupakan cerminan dari kedekatannya dengan alam. Tumbuhan, pepohonan, dan lanskap hijau sering kali menjadi sumber inspirasi dan ketenangan yang berdampak besar pada kesehatannya. Berikutnya, akan dibahas bagaimana hubungan yang kuat dengan alam dapat memberikan dampak positif pada kesehatan mental seseorang.
Dari berbagai survei yang dilakukan, terbukti bahwa mereka yang menghabiskan waktu di alam cenderung lebih bahagia dan sejahtera. Interaksi dengan lingkungan alami terbukti dapat mengurangi tingkat stres dan meningkatkan perasaan kebahagiaan secara keseluruhan. Menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama di area dengan banyak pepohonan dan tumbuhan, dapat menciptakan rasa damai dalam diri.
Manfaat Kesehatan dari Menghabiskan Waktu di Alam yang Hijau
Riset menunjukkan bahwa berada di alam dapat memperbaiki kesehatan mental seseorang. Dalam sebuah studi, peserta yang melakukan aktivitas luar ruangan menunjukkan penurunan gejala depresi dan kecemasan. Mereka merasa lebih terhubung dengan lingkungan sekitarnya, dan hal ini membawa efek menenangkan.
Selain manfaat psikologis, interaksi dengan alam hijau juga berdampak fisik yang signifikan. Berjalan kaki di taman atau hutan dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan meningkatkan kesehatan secara umum. Dengan beraktivitas fisik di luar ruangan, kita tidak hanya merangsang otot, tetapi juga merangsang sistem imun tubuh.
Pentingnya alam tidak hanya terpaku pada pengalaman pribadi, tetapi juga telah diakui dalam berbagai kebijakan kesehatan masyarakat. Banyak organisasi kesehatan telah merekomendasikan agar masyarakat meluangkan waktu di luar ruangan sebagai bagian dari program kesehatan mereka. Pendekatan ini menunjukkan beragam manfaat yang bisa diraih dari hubungan yang lebih erat dengan lingkungan.
Pengaruh Alam terhadap Kreativitas dan Produktivitas
Sudah lama diketahui bahwa lingkungan sekitar dapat memengaruhi kreativitas seseorang. Banyak orang melaporkan bahwa berjalan di taman atau berada di alam membantu mereka menemukan solusi inovatif untuk berbagai masalah yang dihadapi. Ini karena alam dapat menstimulasi pikiran dan memberi inspirasi yang dapat membantu membuka berbagai potensi kreatif.
Selain itu, bekerja di lingkungan terbuka juga terbukti dapat meningkatkan produktivitas. Pengalaman mendapatkan udara segar dan sinar matahari mengarah pada peningkatan fokus dan efisiensi kerja. Di banyak tempat, seperti kantor yang memiliki area terbuka, terbukti bahwa karyawan merasa lebih bersemangat untuk bekerja.
Dengan menyadari dampak positif ini, banyak perusahaan mulai menciptakan ruang kerja yang lebih terintegrasi dengan alam. Penggunaan tanaman hias dalam ruangan dan akses ke teras hijau menjadi salah satu langkah awal yang banyak diambil untuk meningkatkan kualitas hidup pekerja. Hal ini juga membuktikan bahwa perusahaan mulai menyadari pentingnya kesejahteraan karyawan.
Peran Pendidikan dalam Mendorong Kecintaan Terhadap Alam
Untuk menanamkan kecintaan terhadap alam, pendidikan memainkan peran penting. Sejak dini, anak-anak perlu dikenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan dan mencintai alam. Aktivitas luar ruangan, seperti berkebun atau belajar tentang flora dan fauna, dapat membawa pengalaman praktis yang memperkuat hubungan mereka dengan lingkungan.
Program pendidikan yang memfokuskan perhatian pada ekologi dan keberlanjutan juga bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap alam. Mengajak anak-anak untuk terlibat dalam proyek pelestarian lingkungan di sekolah bisa menjadi langkah konkret untuk menciptakan rasa tanggung jawab.
Selain itu, institusi pendidikan juga dapat berperan dalam menciptakan kesadaran terhadap isu-isu lingkungan yang lebih luas. Diskusi mengenai perubahan iklim dan bagaimana tindakan individu dapat berdampak pada planet ini dapat membantu membentuk cara pandang dan sikap positif terhadap alam.
