Industri kuliner Indonesia terus menunjukkan eksistensinya dengan pencapaian yang membanggakan di kancah internasional. Terbaru, pisang goreng berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu street food terlezat di Asia menurut TasteAtlas, platform yang dikenal karena ulasan kulinernya yang terpercaya.
Melalui penilaian yang ketat dan komprehensif, pisang goreng memperoleh skor 4,4 dari 5. Hidangan ini merupakan camilan sehari-hari yang tak hanya populer di kalangan masyarakat lokal, tetapi juga mendapat pengakuan di dunia internasional.
Bukan sekadar makanan, pisang goreng mewakili ragam budaya kuliner Indonesia. Variasi yang ada membawa pengalaman rasa yang berbeda-beda, menjadikan makanan ini sangat menarik bagi banyak orang.
Pisang Goreng: Camilan Tradisional yang Mendunia
Di Indonesia, pisang goreng memiliki banyak variasi dan nama, seperti godoh biu di Bali dan gedhang gorèng di Jawa. Makanan ini sering dijumpai di warung tegal (warteg) atau gerobak makanan pinggir jalan, menjadi pilihan favorit masyarakat berbagai lintas usia.
Pisang goreng biasanya dibuat dengan menggunakan sedikit minyak, meskipun beberapa versi lebih kompleks memerlukan adonan pelapis. Proses penggorengan yang tepat menghasilkan pisang goreng berwarna keemasan dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Untuk menambah cita rasa, banyak penjual menyajikannya dengan berbagai topping. Mulai dari gula bubuk, kayu manis, hingga saus cokelat atau selai, pilihan tersebut menambah daya tarik bagi para pencinta kuliner.
Kepopuleran Pisang Goreng di Asia Tenggara
Pisang goreng bukan hanya khas Indonesia, tetapi juga memiliki varian serupa di negara-negara lain di Asia Tenggara. Di Filipina, terdapat camilan bernama maruya yang memiliki kesamaan dengan pisang goreng ini.
Malaysia pun tidak ketinggalan dengan kudapan bernama kuih kodok, yang juga menawarkan sensasi rasa pisang yang digoreng. Hal ini menunjukkan betapa luasnya pengaruh dan keberagaman olahan berbahan dasar pisang di kawasan tersebut.
Setiap negara memiliki cara unik masing-masing dalam menyajikan pisang goreng, yang memberikan pengalaman kuliner yang kaya untuk dieksplor. Pertukaran budaya kuliner ini menciptakan jembatan antara berbagai negara di Asia Tenggara.
Odading: Teman Sejati Pisang Goreng
Selain pisang goreng yang mendominasi peringkat, ada juga camilan tradisional asal Bandung yang melejit, yaitu odading. Dengan karakteristik rasa yang manis dan tekstur yang empuk, odading menjadi alternatif yang tak kalah menarik.
Proses pembuatan odading melibatkan adonan berbasis ragi yang diberi tambahan gula, susu, dan bahkan telur. Adonan ini dibentuk menjadi potongan persegi sebelum digoreng hingga berwarna cokelat keemasan.
Odading bukan hanya sekadar camilan; ia juga melambangkan kreativitas masyarakat Bandung dalam dunia kuliner. Dengan ukurannya yang kecil, odading mudah dinikmati kapan saja, menjadi teman sempurna dalam acara santai maupun pesta.
