Jakarta, dunia esports menyaksikan momen bersejarah saat Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 15 November 2025. Buriram United Esports, tim dari Thailand, keluar sebagai pemenang setelah berhasil mengalahkan sebelas tim teratas lainnya dalam kompetisi yang penuh ketegangan dan strategi ini.
Pada babak Grand Final, Buriram United Esports menampilkan permainan yang konsisten dan tenang, di bawah bimbingan para pemain kunci seperti GETHIGH dan WASSANA. Mariwat “WASSANA” Panyawai berhasil mempersembahkan dua penghargaan individu, termasuk Grand Finals Most Valuable Player (FMVP) berkat performa luar biasanya dengan 22 eliminasi dan 13 assist.
CEO Buriram United Esports, Chotchanok Chidchob, menyatakan kebangganya atas pencapaian tim dan mengingatkan bahwa perjuangan belum berakhir. Kemenangan ini harus menjadi awal dari ambisi yang lebih besar, baik untuk individu maupun tim, terutama di dunia yang sangat kompetitif ini.
Kapten tim, Chirasak “JOENA” Moonsarn, juga memberikan penghormatan kepada WASSANA atas peran pentingnya dalam kemenangan tersebut. Tim telah berusaha keras untuk membantu WASSANA meraih piala dunia pertamanya setelah bertahun-tahun berkompetisi di esports Free Fire.
Di sisi lain, All Gamers Global, tim lain asal Thailand, juga mencetak prestasi dengan merebut gelar juara pada mode Clash Squad. Mereka mengalahkan tim Brasil, Fluxo, dalam pertandingan yang berlangsung sangat sengit.
Indonesia, Pendukung Setia Tapi Gagal Merebut Gelar Juara
Wakil Indonesia, RRQ Kazu dan EVOS Divine, mengalami nasib kurang beruntung di turnamen ini meskipun dukungan dari ribuan penggemar di Indonesia Arena sangat memuaskan. EVOS Divine menempati posisi ke-9 dengan 63 poin, sedangkan RRQ Kazu harus puas di peringkat ke-4 dengan total 73 poin.
Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut tetapi melihatnya sebagai pelajaran berharga. Sebagai tim, mereka berkomitmen untuk belajar dari pengalaman ini dan berusaha lebih baik di masa depan, mengharapkan dukungan yang berkelanjutan dari penggemar mereka.
Dia juga menekankan pentingnya momen seperti ini untuk refleksi dan motivasi. Kekecewaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi tim untuk bangkit dan lebih berambisi di turnamen yang akan datang. Upaya mereka tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.
Rekor Dunia yang Mengagumkan di FFWS Global Finals 2025
Selama upacara penutupan, Free Fire secara resmi dianugerahi gelar GUINNESS WORLD RECORDS™ untuk kategori Turnamen Esports Mobile Berbasis Tim Terbesar di Dunia. Dengan lebih dari 618.778 peserta, pencapaian ini mencerminkan besarnya antusiasme dan partisipasi global terhadap esports yang berkembang pesat.
Pencatatan peserta dimulai sejak babak kualifikasi lokal di berbagai negara hingga kualifikasi regional yang meliputi Asia Tenggara dan Amerika Latin. Ini menjadi bukti nyata bahwa Free Fire telah berhasil menciptakan ekosistem kompetitif yang inklusif dan beragam untuk para pemain di seluruh dunia.
Keberhasilan ini tidak hanya menandai kualitas dan popularitas permainan, tetapi juga menegaskan komitmen penyelenggara dalam memberikan platform bagi pemain. Pencapaian ini membawa semangat baru bagi para gamer dan juga menunjukkan keberlanjutan industri esports yang tidak pernah padam.
Perayaan Besar Esports dengan Dua Budaya yang Menggembirakan
Upacara pembukaan FFWS Global Finals 2025 menjadi sorotan dengan pertunjukan talenta tepat di panggung Indonesia. Penampil luar biasa seperti Mick Gordon dan JKT48 telah membuat acara ini semakin megah, menyajikan pengalaman yang tak terlupakan baik untuk penonton yang hadir secara langsung maupun pemirsa online.
Dukungan dari kementerian dan pemerintah daerah menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun diri sebagai salah satu pusat esports terkemuka di dunia. Ini adalah langkah kongkrit untuk meningkatkan keberadaan esports di tingkat internasional, dengan harapan dapat menarik lebih banyak event berkelas di masa depan.
Perayaan ini menjadi lebih terasa berwarna dengan kehadiran berbagai elemen budaya lokal yang disajikan dalam bentuk hiburan. Ini memberikan kesempatan unik bagi para penggemar untuk merasakan perpaduan antara esports dengan budaya yang kaya dan penuh warna dari Indonesia.
Dengan banyaknya kolaborasi yang dilakukan, termasuk yang diumumkan untuk 2026 dengan Jujutsu Kaisen, prinsip integrasi budaya dan hiburan dalam esports semakin kokoh. Kolaborasi ini menghadirkan karakter-karakter terkenal ke dalam dunia Free Fire, menambah daya tarik untuk pemain di seluruh dunia.
Ke depan, semangat untuk menciptakan pengalaman unik bagi pemain dan penggemar akan semakin kuat, seiring dengan munculnya berbagai inovasi dan kolaborasi kreatif yang akan memperkaya pengalaman esports global.
