Raup 36 Triliun dan Pecahkan Rekor Musikal untuk Kebaikan

Film “Wicked: For Good” telah mencuri perhatian dunia dengan pencapaian luar biasa di pekan pembukaannya. Dengan total pendapatan mencapai US$ 226 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun, film ini mencetak rekor sebagai peluncuran global terbesar untuk adaptasi musikal panggung sepanjang sejarah. Kesuksesan ini menggambarkan antusiasme penonton terhadap kisah yang diangkat dari panggung Broadway tersebut.

Pendapatan ini terdiri dari US$ 150 juta yang dihasilkan di bioskop Amerika Utara dan US$ 76 juta dari pasar internasional. Angka ini tidak hanya membuktikan daya tarik film, tetapi juga mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh film pertamanya, “Wicked” (2024), yang mengawali debut dengan US$ 164,2 juta. Capaian fantastis ini menunjukkan tren positif bagi outlet bioskop di seluruh dunia.

Keberhasilan “Wicked: For Good” mencolok di tengah narasi yang lebih gelap dibandingkan bagian pertamanya. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, film ini berhasil menarik perhatian penonton, di mana sekitar 71% di antaranya adalah perempuan yang memberikan respon positif terhadap alur ceritanya.

Momen Bersejarah dalam Dunia Film Adaptasi Musikal

Film ini meraih nilai “A” dari CinemaScore, yang mencerminkan respons positif dari penonton. Analis box office percaya bahwa “Wicked: For Good” memiliki potensi untuk bertahan lama di bioskop hingga mendekati akhir tahun ini. Hal ini merupakan indikasi bahwa film ini akan terus dinikmati oleh banyak orang di seluruh dunia.

Keberhasilan film “Wicked: For Good” juga menciptakan gelombang positif di industri film yang sempat mengalami penurunan. Penonton yang antusias dan ulasan positif menjadi dorongan bagi penjualan tiket yang diharapkan bisa bertahan hingga liburan mendatang.

Menurut David A. Gross dari Franchise Entertainment Research, daya tarik film ini melampaui hanya sekadar plot cerita. “Word-of-mouth yang kuat akan membantu penjualan tiket,” katanya, menambahkan bahwa film ini akan terus menarik perhatian penonton hingga bulan Desember.

Rekor Baru dalam Box Office Amerika Utara dan Global

Pendapatan US$ 150 juta yang diperoleh di Amerika Utara menjadikannya rekor baru sebagai debut tertinggi untuk adaptasi Broadway. Ini jauh di atas laba yang dihasilkan film pertama “Wicked,” yang hanya mengumpulkan US$ 112,5 juta. Pencapaian ini menunjukkan bahwa penonton semakin menghargai adaptasi panggung ke layar lebar.

Film ini tidak hanya bersaing dengan film lainnya di tahun ini, tetapi juga muncul sebagai pembuka terbesar kedua pada 2025, hanya di belakang “A Minecraft Movie,” yang meraih pendapatan sebesar US$ 162 juta. Ini mengisyaratkan bahwa pasar film sedang pulih dan menarik banyak perhatian dari pemirsa di seluruh dunia.

Universal Studio berharap momentum liburan akan mendukung film ini untuk memiliki masa tayang yang lebih panjang, seperti yang dilakukan film sebelumnya. “Kami percaya film ini akan memiliki daya tarik yang kuat dan skor audiens menunjukkan potensi jangka panjang,” ujar Jim Orr, Presiden Distribusi Domestik Universal.

Dampak Positif bagi Industri Film Secara Keseluruhan

Keberhasilan “Wicked: For Good” menjadi angin segar bagi industri film yang beberapa waktu terakhir mengalami penurunan dikarenakan beberapa rilis blockbuster yang minim. Analis Comscore percaya bahwa pencapaian film ini akan memberikan kekuatan tambahan bagi box office hingga akhir tahun.

Film ini bukan hanya menarik perhatian untuk pencapaian fisiknya, tetapi juga membangkitkan kembali semangat industri film yang sempat lesu. Dengan penayangan yang terus berlanjut, “Wicked: For Good” memberikan harapan bagi pembuat film dan masyarakat pencinta film.

Seluruh elemen film, mulai dari akting, suara, hingga musik, telah berhasil mengundang decak kagum dari penonton. Kesuksesan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak adaptasi dari cerita-cerita panggung ke format film, membuka jalan bagi produksi yang beragam dan berkualitas.

Related posts