Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menunjukkan ketegasan menjelang jeda Natal dengan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik pemain. Kemenangan tim atas West Ham United dengan skor 3-0 menjadi momentum bagi Guardiola untuk menerapkan kebijakan tegas terkait berat badan pemain setelah libur panjang.
Setelah pertandingan tersebut, Guardiola mengumumkan rencana untuk menimbang seluruh pemain saat kembali berlatih pada tanggal 25 Desember. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang tidak memenuhi standar kebugaran dapat dicoret dari skuad untuk laga selanjutnya.
Guardiola menjelaskan pentingnya pemantauan berat badan untuk memastikan pemain tak kembali dengan berat berlebih akibat makan berlebihan selama liburan. Ia percaya bahwa kebugaran fisik sangat krusial dalam menghadapi pertandingan yang akan datang.
Pentingnya Kebugaran Pemain Selama Libur Natal
Pemain diharapkan untuk menjaga berat badan mereka bahkan saat menikmati liburan. Guardiola menjelaskan bahwa setiap pemain akan ditimbang pada hari Jumat setelah kembali dari libur. Ia ingin mengetahui dengan detail berapa banyak berat badan yang naik setelah tiga hari liburan.
Melalui pendekatan ini, Guardiola menunjukkan betapa seriusnya ia dalam menjaga disiplin tim. Kesehatan dan kebugaran fisik menjadi prioritas utama, terutama ketika tim bersiap menghadapi laga penting selanjutnya.
Guardiola menegaskan bahwa pihaknya perlu mengontrol pola makan pemain. Meski diperbolehkan makan, pemain harus tetap memperhatikan asupan mereka agar tidak terlampaui. Dalam penilaian Guardiola, setiap detail penting untuk menjaga kinerja tim.
Pengaruh Kebijakan Ini Terhadap Tim
Kebijakan penimbangan ini tidak hanya sekadar momen administratif, tetapi juga memberikan dampak psikologis pada pemain. Guardiola menyadari tekanan yang dihadapi para pemain, terutama ketika tim sedang bersaing ketat di puncak klasemen. Pemain yang tidak memenuhi standar bisa kehilangan kesempatan untuk bertanding.
Manchester City saat ini menempati posisi kedua di liga, hanya tertinggal dua poin dari Arsenal. Oleh karena itu, Guardiola memahami bahwa menjaga kebugaran setiap pemain adalah hal yang sangat krusial dalam perburuan gelar.
Guardiola bahkan membatalkan satu hari libur yang direncanakan setelah laga West Ham. Menurutnya, performa tim belum mencapai standar ideal yang diharapkan, sehingga lebih baik mengurangi hari libur untuk kembali fokus ke persiapan selanjutnya.
Libur Singkat dan Persiapan untuk Laga Selanjutnya
Meski harus kembali bekerja lebih awal, Guardiola menilai libur singkat yang diberikan tetap penting untuk pemain. Ia percaya bahwa kebersamaan dengan keluarga saat liburan adalah hal yang dibutuhkan untuk menjaga mental pemain. Namun, ia tetap mengutamakan profesionalisme dalam persiapan tim.
Dengan hanya tiga hari libur, diharapkan pemain dapat kembali dengan semangat dan konsentrasi tinggi. Guardiola akan berada di tempat untuk memantau kondisi seluruh pemain secara langsung pada saat mereka kembali.
Hal ini menjadi tanda bahwa meski saat liburan, tanggung jawab untuk menjaga kebugaran fisik bukan hanya datang dari pelatih, tetapi juga dari diri sendiri sebagai pemain profesional. Guardiola ingin agar semua pemain menyadari pentingnya hal ini.
