Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengumumkan bahwa Indonesia akan mengambil inisiatif dalam mengembangkan SEA Games Plus pada tahun 2028. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memperluas partisipasi di ajang olahraga regional dan memberikan kesempatan bagi lebih banyak negara untuk berkompetisi.
Okto menyatakan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan beberapa negara untuk mendukung inisiatif ini. “Kami berharap ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga di Asia Tenggara,” tambahnya dalam konferensi pers yang diadakan di kantor KOI, Jakarta.
Dia menjelaskan bahwa SEA Games Plus akan melibatkan negara-negara tambahan, termasuk Bhutan dan negara-negara dari Oceania seperti Selandia Baru dan Fiji. Rencana ini diharapkan dapat merangsang semangat kompetisi di tingkat regional dan memperkuat hubungan antarnegara.
Inisiatif SEA Games Plus untuk Meningkatkan Partisipasi Negara
SEA Games Plus merupakan suatu konsep baru yang diusulkan untuk menambah negara peserta dalam ajang olahraga tersebut. Raja Sapta Oktohari percaya bahwa dengan menambahkan negara seperti Selandia Baru, Fiji, dan Australia, akan tercipta platform yang lebih luas untuk atlet berprestasi.
Rencana ini muncul sebagai reaksi terhadap tren kompetisi yang semakin ketat di Asia Tenggara. “Dengan adanya lebih banyak negara, kita dapat melihat berbagai bakat yang mungkin terlewatkan di SEA Games biasa,” ungkap Okto. Ini memberi harapan baru bagi banyak atlet muda yang ingin mengukir prestasi.
Penyelenggaraan SEA Games Plus pertama direncanakan di Filipina pada tahun 2028. “Kami berharap ini bisa menjadi batu loncatan bagi banyak atlet untuk melangkah menuju panggung yang lebih tinggi,” tambahnya dengan optimis.
Pengaruh SEA Games Plus Terhadap Pertumbuhan Olahraga di Asia Tenggara
SEA Games Plus diharapkan mampu memperkuat perekat olahraga di antara negara-negara Asia Tenggara. Dengan meningkatnya jumlah negara peserta, diharapkan juga akan ada peningkatan dalam hal kualitas pertandingan.
Okto berpendapat bahwa dengan mengedepankan cabang olahraga Olimpiade, SEA Games Plus bisa memberikan dampak yang lebih besar. “Seringkali, cabang olahraga yang tidak diutamakan oleh tuan rumah menjadi terabaikan,” jelasnya.
Melalui inisiatif ini, diharapkan adanya pergeseran dalam fokus penyelenggaraan olahraga di Asia Tenggara, di mana semua negara peserta bisa saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama dalam menciptakan atlet berprestasi.
Peluang Baru Bagi Atlet dan Negara Peserta di SEA Games Plus
Dengan adanya SEA Games Plus, atlet dari negara yang biasanya tidak terwakili akan mendapatkan kesempatan untuk bersaing di level yang lebih tinggi. “Inisiatif ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga tentang kolaborasi antars negara,” ungkap Okto.
Okto menekankan pentingnya memberikan perhatian lebih kepada cabang-cabang yang menjadi unggulan di Olimpiade. “Kita harus memprioritaskan investasi dalam olahraga yang dapat meraih prestasi di tingkat internasional,” imbuhnya.
SEA Games Plus bisa jadi solusi untuk mengurangi tekanan yang kerap dialami atlet ketika harus bertanding di event yang hanya melibatkan sejumlah negara. Dengan lebih banyak negara terlibat, tekanan itu diharapkan dapat terdistribusi dengan lebih baik.
