Menjelang dimulainya kompetisi Proliga 2026, tim voli putri Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) mengumumkan persiapan dan komposisi lengkapnya. Ini menjadi momen penting bagi JLM, menandakan kesiapan mereka untuk bersaing di level tertinggi voli nasional serta menunjukkan komitmen dalam pengembangan olahraga di Indonesia.
Peluncuran skuad ini bukan hanya sekedar memperkenalkan tim, tetapi juga menegaskan dedikasi JLM dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dan profesional.
Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, olahraga memiliki peran strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan pendekatan jangka panjang, JLM ingin mendorong atlet menjadi individu yang kompetitif dan berkualitas.
Komitmen JLM dalam Meningkatkan Kualitas Atlet Voli Putri
Henry menyatakan bahwa JLM dibangun untuk menghasilkan atlet yang tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan profesionalisme. Proses pembinaan yang terkendali diperlukan untuk melahirkan atlet yang siap bersaing di kancah nasional dan internasional.
Standar profesional dilakukan di semua aspek, mulai dari seleksi pemain hingga sistem pelatihan. JLM berkomitmen untuk menciptakan suasana yang mendukung bagi para atlet dalam mengembangkan potensi terbaik mereka.
Dalam peluncuran ini, Bank Mandiri juga menghadirkan jersey resmi yang menjadi identitas tim. Desain jersey tersebut mencerminkan semangat juang dan profesionalisme, serta meningkatkan branding tim di tingkat nasional.
Integrasi Olahraga dan Inovasi Digital oleh Bank Mandiri
Selain meluncurkan skuad dan jersey, Bank Mandiri juga memperkenalkan special edition e-money untuk JLM. Ini bagian dari upaya untuk mengintegrasikan inovasi digital dengan dunia olahraga, memperkuat keterlibatan masyarakat, dan memberikan nilai lebih kepada penggemar voli.
Henry menekankan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi untuk membangun atlet muda yang profesional. Pelatihan dan pembinaan yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan atlet yang tak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki mentalitas pemenang dalam kehidupan sehari-hari.
Pembentukan JLM sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk mendukung olahraga nasional dengan lebih baik. Ini mencakup menciptakan ruang pembinaan yang berkualitas untuk atlet perempuan, sehingga kegiatan olahraga dapat lebih berkembang di semua lapisan masyarakat.
Persaingan di Proliga 2026 dan Harapan JLM
Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung dari 8 Januari hingga 26 April 2026, di mana tim JLM akan bersaing melawan tim-tim papan atas. Dengan persiapan yang matang, JLM bertekad untuk meraih prestasi yang membanggakan.
Kompetisi ini akan menjadi ajang bagi JLM untuk menunjukkan kualitas dan kemampuan tim. Di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, program pelatihan terukur diharapkan mampu mengoptimalkan potensi setiap atlet.
JLM tidak hanya ingin berkontribusi di lapangan, tetapi juga ingin menginspirasi generasi muda untuk aktif dalam olahraga dan menciptakan karakter yang lebih baik. Dengan pendekatan ini, diharapkan JLM dapat menjadi salah satu tim unggulan di Proliga.
Dalam susunan tim, JLM memiliki pelatih dan sejumlah pemain berkualitas yang siap memberikan performa terbaik. Dengan kombinasi pengalaman dan bakat muda, skuad ini diharapkan membawa nama Indonesia dalam kompetisi yang lebih besar.
Dengan komitmen yang kuat dan pendekatan profesional, JLM akan terus berupaya menjadi yang terbaik di dunia voli putri. Diharapkan, dukungan dari semua pihak dapat membantu mereka mencapai tujuan tersebut dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Formasi Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) untuk tim voli putri sebagai berikut:
- Pelatih: Danai Sriwacharamaytakul
- Setter: Dian Pratiwi
- Setter: Annisa Siti
- Setter: Shakira Dwi
- Setter: Gabriella Maya
- Outside Hitter: Salsabila Dara
- Outside Hitter: Naysa Pratama
- Outside Hitter: Kyla Amrya
- Outside Hitter: Kadek Diva
- Outside Hitter: Ana Bjelica
- Opposite Hitter: Arimbi Syifana
- Opposite Hitter: Syelomitha W
- Opposite Hitter: Natasha Maharani
- Opposite Hitter: Ceyda Aktas
- Middle Blocker: Yola Yuliana
- Middle Blocker: Myrasuci Indriyani
- Middle Blocker: Sri Wahyuni
- Middle Blocker: Ola Yosephin
- Libero: Indah Guretno
- Libero: Zahwa Aliah
- Libero: Selly Nurfauziah
