Transformasi kawasan wisata semakin berkembang, memadukan aspek kesehatan dan keberlanjutan menjadi prioritas utama. Salah satu yang menarik perhatian adalah pengembangan Ethnobotanical Garden yang berlokasi di The Sanur, sebuah proyek ambisius yang melibatkan riset dan konservasi.
Di tengah tren global yang mengedepankan kesehatan dan kesadaran lingkungan, Taman Etnobotani ini menawarkan wawasan baru bagi masyarakat. Keberadaan taman ini tidak hanya memperkaya nilai estetika, tetapi juga berfungsi sebagai sumber pengetahuan dan penelitian.
Melalui kolaborasi antara PT Hotel Indonesia Natour dan Universitas Udayana, taman ini akan menjadi tempat riset yang inovatif. Langkah ini menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan praktik keseharian di kawasan wisata.
Peran Taman Etnobotani dalam Pembangunan Berkelanjutan
Taman Etnobotani yang seluas 4,9 hektare ini tidak sekadar mempercantik kawasan, tetapi berfungsi sebagai paru-paru bagi konteks ekologis yang lebih luas. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, keberadaannya sangat penting untuk meningkatkan kesadaran tentang biodiversitas dan pelestarian lingkungan.
Setiap elemen dalam taman ini dirancang untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan pengelolaan berbasis sains, taman ini diharapkan dapat mendorong praktik berkelanjutan dan penyebaran informasi ilmiah.
Kolaborasi riset yang melibatkan mahasiswa dan dosen akan membantu menciptakan artikel penelitian yang kaya akan informasi. Ketergantungan pada etnobotani dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tanaman lokal dan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Riset dan Edukasi di Kawasan Taman
Melalui MoU yang telah ditandatangani, Universitas Udayana berkomitmen untuk melakukan riset multidisipliner. Fokus riset ini mencakup kajian etnobotani, konservasi tanaman, dan lanskap berkelanjutan yang saling terintegrasi.
Keterlibatan berbagai pihak dalam pengabdian masyarakat juga menjadi bagian dari rencana ini. Melalui edukasi, masyarakat akan mendapatkan pengetahuan tentang cara pemanfaatan tanaman obat dan budidaya tanaman tradisional secara efisien.
Dalam jangka panjang, diharapkan penggunaannya dapat menginspirasi proyek serupa di lokasi lain. Dengan memanfaatkan hasil riset, masyarakat dapat menyesuaikan praktik budidaya dengan kondisi lingkungan setempat.
Manfaat Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
Pengembangan Ethnobotanical Garden memiliki implikasi positif terhadap kesehatan masyarakat. Dengan memfokuskan pada tanaman yang bermanfaat, taman ini dapat mendorong penggunaan obat alami dan pengobatan alternatif yang lebih aman.
Program edukasi yang disiapkan juga menawarkan pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan menggunakan bahan alami. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada pengobatan modern tetapi juga menemukan solusi di alam.
Keterlibatan masyarakat dalam riset diharapkan akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan flora lokal. Edukasi semacam ini dapat membantu menciptakan budaya yang lebih peduli tentang lingkungan dan kesehatan.
