Aksi Tiup Lilin Ulang Tahun ke-30 Jennie BLACKPINK Dapat Kritikan, Apa Masalahnya?

Jennie BLACKPINK, seorang ikon K-pop, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30 pada 16 Januari 2026. Dalam perayaan tersebut, ia membagikan momen uniknya yang merangsang perhatian publik, meskipun pada saat yang sama juga memicu kontroversi.

Dalam unggahan yang diambil dari Insta Story-nya, Jennie terlihat menawan dalam gaun hitam mini. Dia tampak mengguyurkan kue ulang tahun yang berbentuk lucu, lengkap dengan aksesoris yang membuat tampilannya semakin menarik.

Namun, cara Jennie meniup lilin ulang tahunnya dengan keceriaan justru mengejutkan banyak orang. Langkah kreatifnya dalam merayakan momen istimewa tersebut seharusnya menjadi sorotan positif, tetapi malah mendapatkan kritik yang pedas dari warganet.

Kontroversi di Balik Perayaan Ulang Tahun Jennie BLACKPINK

Walaupun perayaan ulang tahun adalah saat yang penuh suka cita, Jennie mendapati komentar negatif yang menghujaninya. Penggunaan lilin yang dinyalakan dan ditiup langsung dianggap sebagai tindakan yang mempromosikan kebiasaan merokok, suatu hal yang sensitif di kalangan masyarakat saat ini.

Kritik ini semakin kuat karena Jennie memiliki sejarah kontroversial yang berkaitan dengan rokok. Insiden tersebut mengingatkan kembali pada peristiwa di mana ia tertangkap basah merokok di sebuah lokasi publik, yang membuat banyak orang beranggapan negatif terhadapnya.

Masyarakat seolah tidak bisa melupakan rekaman yang menunjukkan Jennie mengisap rokok elektrik saat syuting di Capri, Italia. Dalam video tersebut, asap rokok yang dihembuskannya terbilang mengganggu, terutama bagi mereka yang berada di sekitarnya.

Reaksi Publik terhadap Insiden Meniup Lilin

Reaksi publik terkait momen meniup lilin tersebut sangat bervariasi. Banyak penggemar yang mendukungnya dan menyebarkan cinta melalui komentar positif di media sosial. Namun, ada juga sejumlah warganet yang mempertanyakan kelayakan sikapnya yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Pendukung Jennie berargumen bahwa ia hanya mencoba untuk merayakan momen spesial dengan cara yang menyenangkan. Mereka percaya bahwa kreativitas dalam merayakan ulang tahun seharusnya tidak menjadi bahan kritik.

Di sisi lain, para kritikus merasa bahwa sebagai seorang figur publik, Jennie seharusnya lebih berhati-hati dalam tindakannya. Hal ini mengingat pengaruh besar yang dimilikinya terhadap penggemar yang menganggapnya sebagai panutan.

Permohonan Maaf dari Jennie dan Tindakan Perbaikan

Menyikapi kritik yang datang, Jennie tidak tinggal diam. Ia berusaha melakukan tindakan perbaikan dengan mengeluarkan pernyataan resmi serta meminta maaf kepada publik atas insiden tersebut. Permintaan maafnya ini bertujuan untuk meredakan situasi dan memberikan kejelasan akan niat baiknya.

Pihak manajemennya, melalui pernyataan resmi, juga mengonfirmasi bahwa Jennie telah berbicara langsung dengan staf yang terlibat dalam insiden itu. Langkah tersebut menunjukkan rasa tanggung jawabnya terhadap tindakan yang dipandang menyimpang dari norma.

Jennie berharap bahwa melalui permintaan maaf dan klarifikasinya, publik dapat memahami konteks di balik aksinya. Ia ingin agar perayaan ulang tahunnya tidak selalu diingat sebagai momen kontroversial, melainkan sebagai waktu untuk merayakan perjalanan hidupnya yang luar biasa.

Banyak penggemar yang berharap agar Jennie terus berkarya dan menginspirasi dengan cara yang positif di masa depan. Meski ada kontroversi, dukungan dari penggemar tetap mengalir, menunjukkan ketulusan cinta yang mereka miliki untuk idolanya. Jennie adalah simbol dari semangat yang tak tergoyahkan dalam industri musik, dan tantangan ini diharapkan tidak akan menghentikan langkahnya.

Sebagai seorang seniman, Jennie harus belajar dari pengalaman ini dan terus beradaptasi dengan perubahan yang ada. Harapan banyak orang adalah agar momen yang seharusnya bahagia tidak ternoda oleh kritik negatif, dan menjadi pembelajaran penting untuk ke depannya.

Related posts