Sebuah peristiwa tragis terjadi di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, saat sebuah pabrik tahu mengalami ledakan besar. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu pagi dan mengakibatkan satu orang pekerja, bernama Purnomo (46), meninggal dunia di lokasi.
Purnomo merupakan operator tungku pemanas di pabrik tersebut, dan insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja yang menyedihkan di sektor industri. Ledakan ini terjadi pada pukul 06.30 WIB dan segera menarik perhatian pihak berwenang.
Menurut keterangan dari polisi, ledakan diduga disebabkan oleh tekanan uap berlebih yang terjadi di dalam ketel yang digunakan untuk memproduksi tahu. Informasi awal menunjukkan bahwa Purnomo sedang menjalankan tugasnya ketika ledakan terjadi.
Momen Kecelakaan dan Evakuasi Korban
Insiden ledakan tersebut mengejutkan para pekerja lainnya di pabrik. Mereka menyaksikan bagaimana Purnomo terpental oleh kekuatan ledakan dan jatuh beberapa meter dari tempatnya berdiri. Salah satu rekan kerjanya mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda bahaya sebelum ledakan terjadi.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar di Kota Malang. Di rumah sakit, pihak medis merencanakan untuk melakukan tahapan visum demi memastikan penyebab pasti kematian korban yang sangat menyedihkan ini.
Di lokasi pabrik, polisi dan tim identifikasi dari Satreskrim Polres Malang segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mencatat berbagai detail yang mungkin dapat membantu dalam penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab ledakan ini.
Penyelidikan dan Penanganan Pasca Kejadian
AKP Bambang Subinanjar yang bertanggung jawab atas penyelidikan mengungkapkan bahwa mereka tengah mencari informasi dan keterangan dari para saksi mata. Penyelidikan bertujuan untuk mengungkap apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan ini.
Selain itu, polisi juga melakukan pengumpulan barang bukti yang relevan untuk analisis lebih lanjut. Fokus utama mereka saat ini adalah mengamankan area, mencari tahu penyebab pasti kecelakaan, dan melengkapi administrasi penyelidikan yang diperlukan.
Bambang menekankan pentingnya keselamatan kerja di pabrik-pabrik, khususnya yang menggunakan peralatan bertekanan tinggi. Kasus ini mendorong pihak berwenang untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol keselamatan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Implikasi terhadap Keselamatan Kerja di Industri
Kecelakaan kerja di pabrik tahu ini tidak hanya menimbulkan kedukaan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi refleksi bagi industri terkait. Pabrik-pabrik yang mengoperasikan mesin dengan risiko tinggi harus memastikan semua langkah keselamatan diikuti dengan ketat.
Keberadaan regulasi dan pelatihan bagi pekerja menjadi sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan di tempat kerja. Perusahaan harus memberi perhatian serius terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja mereka demi kebaikan bersama.
Seiring dengan berkembangnya industri di Indonesia, pengawasan yang lebih baik dari pihak berwenang menjadi tindakan yang tidak boleh diabaikan. Implementasi sistem manajemen keselamatan kerja yang baik adalah kunci untuk mencegah situasi yang membahayakan di masa depan.
