Bisnis warisan budaya di Singapura sedang menghadapi tantangan yang signifikan. Salah satu contohnya adalah Abdul Munaf Haji Isrin, pemilik warung yang telah dikelola selama bertahun-tahun, merasa terpaksa untuk berhenti sejenak dalam menjalankan usahanya sebagai akibat dari berbagai kendala ekonomi yang ada. Kenyataan ini menggambarkan kondisi yang dihadapi oleh banyak pemilik usaha warisan di wilayah seperti Kampong Glam dan Little India. Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan harga sewa menjadi kendala yang semakin nyata, memaksa banyak pelaku usaha untuk mempertimbangkan masa depan bisnis mereka. Kenaikan sewa ruko yang terus berlangsung ini mencerminkan…
Read More