Malaysia Dihukum FIFA Kalah 0-3 dalam Tiga Laga akibat Pemain Tidak Sah

Komite Disiplin FIFA baru-baru ini menjatuhkan sanksi yang cukup berat terhadap tim nasional Malaysia. Keputusan ini mengakibatkan Malaysia dinyatakan mengalami kekalahan 0-3 dalam tiga pertandingan internasional pada FIFA Matchday A atau Tier 1. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi perihal keputusan tersebut melalui siaran pers resmi. Mereka menyatakan telah menerima hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Komite Disiplin FIFA terkait pelanggaran yang terjadi selama pertandingan. Keputusan ini diambil berdasarkan pelanggaran yang dilakukan oleh timnas Malaysia dalam menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat. Komite berlangsung pada 12 Desember 2025 di mana Wakil…

Read More

Suporter Protes Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Terlalu Mahal kepada FIFA

Dalam beberapa waktu terakhir, sepak bola dunia telah menjadi sorotan dengan berbagai kontroversi, salah satunya terkait Piala Dunia mendatang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Organisasi penggemar sepak bola, Football Supporters Europe, telah mengeluarkan pernyataan yang menuntut FIFA untuk segera menghentikan penjualan tiket karena harga yang sangat tinggi. Tidak dapat disangkal bahwa harga tiket untuk Piala Dunia kali ini semakin melambung, dengan tiket untuk kursi premium final mencapai hampir US$9.000. Hal ini tentu saja membuat banyak pendukung merasa terasing dari turnamen bergengsi tersebut, yang seharusnya dapat diakses…

Read More

Kritik TMJ Terhadap Keputusan FIFA dan Skandal yang Mengaitkan Indonesia

Sultan Johor, yang juga merupakan pemilik klub sepak bola Johor Darul Ta’zim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim, baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap keputusan FIFA terkait tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Kritik tersebut muncul akibat keputusan FIFA yang dianggap mempermasalahkan dokumen kewarganegaraan pemain yang dinyatakan sah oleh pemerintah Malaysia, bahkan melibatkan nama Indonesia dalam konteks tersebut. Ismail, dalam sambutannya di hadapan suporter, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap standar ganda yang diterapkan FIFA. Dia mempertanyakan bagaimana FIFA berani meragukan keabsahan dokumen resmi dari Dinas Pendaftaran Nasional Malaysia, sementara mereka menganggap dokumen mereka sendiri selalu…

Read More

Trump Senang Menerima Penghargaan Perdamaian FIFA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja membuat sejarah dengan menerima penghargaan perdamaian dari FIFA. Acara penyerahan penghargaan ini berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang mengapresiasi usaha Trump dalam menciptakan stabilitas global. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif Trump dalam mempromosikan dialog antar bangsa. Ini bukan hanya sekedar penghargaan, tetapi juga simbol harapan bagi banyak negara yang mengalami konflik. Pentingnya Penghargaan Perdamaian dari FIFA bagi Dunia Pemberian penghargaan perdamaian ini mencerminkan komitmen FIFA untuk menghargai individu atau kelompok yang berkontribusi dalam…

Read More

Sampai Kapan Voting Rizky Ridho di Penghargaan Puskas FIFA 2025?

Rizky Ridho, bek dari Persija Jakarta, baru saja memperoleh pencapaian luar biasa dengan masuk dalam nominasi FIFA Puskas Award 2025. Gol yang mengantarkannya ke dalam daftar nominasi itu tercipta dalam pertandingan Liga 1 musim lalu melawan Arema FC, yang berlangsung pada 10 Maret 2025. Dengan gaya permainan yang agresif dan insting menyerang yang tajam, Rizky menunjukkan bahwa seorang bek juga bisa mencetak gol spektakuler. Gol tersebut lahir dari serangkaian situasi yang tidak biasa, di mana Rizky berhasil membawa bola dari area pertahanan hingga mencetak gol dari jarak jauh yang menakjubkan.…

Read More

TMJ FIFA Tolak Banding FAM Terkait Dokumen Pemain Malaysia

Tunku Mahkota Ismail (TMJ) telah secara tegas mengungkapkan dukungannya terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang menghadapi sanksi dari badan sepak bola dunia. Ia menyatakan bahwa hukuman yang dijatuhkan FIFA tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan menyayangkan keputusan tersebut. Keputusan ini muncul setelah banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi ditolak pada bulan November. TMJ menegaskan bahwa kasus ini menunjukkan adanya unsur politik dalam ekstradisi hukum yang diterapkan oleh FIFA. Dalam pernyataannya di media sosial, TMJ menggarisbawahi bahwa FIFA seharusnya menerapkan hukum secara adil. Ia meminta agar…

Read More

Kebanggaan Asia Janice FIFA Menolak Banding Malaysia

Janice Tjen telah mencapai titik penting dalam karirnya dengan meraih gelar juara tunggal di WTA 250 Chennai Open 2025, sebuah pencapaian yang dirayakan oleh banyak pihak. Kemenpora RI, Erick Thohir, menyebutnya sebagai momen bersejarah untuk tenis Indonesia dan simbol harapan bagi atlet muda. Selama bertahun-tahun, Indonesia menunggu hadirnya juara tenis putri dan kemenangan ini menjadi angin segar bagi perkembangan olahraga tersebut di tanah air. Janice, sebagai salah satu bintang baru, kini menjadi panutan bagi banyak calon atlet di Indonesia. Prestasi yang diraih Janice juga mengindikasikan bahwa dengan kerja keras dan…

Read More

FIFA Luncurkan ASEAN Cup, Timor Leste Siap Berpartisipasi

FIFA baru saja meluncurkan turnamen terbaru yang bertajuk FIFA ASEAN Cup. Turnamen ini ditujukan untuk mempertemukan negara-negara yang tergabung dalam ASEAN, sebagai langkah strategis untuk mengembangkan jaringan sepakbola di kawasan Asia Tenggara. Kesepakatan ini terjalin melalui sebuah acara penting yang berlangsung di Kuala Lumpur. Dalam KTT ASEAN Ke-47, di mana presiden FIFA, Gianni Infantino, dan sekretaris jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, menandatangani perjanjian tersebut dengan harapan besar untuk mengembangkan sepak bola di wilayah tersebut. “Dengan adanya FIFA ASEAN Cup, kami berupaya untuk mendorong potensi sepak bola di kalangan generasi…

Read More

FIFA Dapat Mengurangi Hukuman untuk Malaysia Menurut Tunku Ismail

Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, telah memberikan pernyataan mengenai potensi pengurangan hukuman terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi tim nasional Harimau Malaya. Dalam konferensi pers yang diadakan pada 25 Oktober, Tunku Ismail menegaskan keyakinannya bahwa FIFA yang memberikan sanksi masih memiliki ruang untuk merundingkan keputusan tersebut. Ketidakpastian mengenai hukuman ini memberikan harapan bagi semua pihak yang terlibat, terutama FAM yang berusaha menjaga nama baik sepak bola Malaysia. Dengan segala dinamika yang terjadi, kebutuhan akan solusi yang adil menjadi semakin mendesak. Dalam pandangannya, Tunku Ismail…

Read More

Banding FAM ke FIFA Terkait Dokumen Pemain Naturalisasi

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengambil langkah tegas dengan mengajukan banding ke FIFA terkait masalah dokumen palsu yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi. Pengajuan tersebut telah dikonfirmasi oleh Datuk Yusoff Mahadi, penjabat presiden FAM, yang menyatakan bahwa banding ini dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan. Langkah banding ini merupakan keputusan penting bagi FAM yang berharap dapat memperbaiki situasi yang terjadi. Mereka juga melibatkan pengacara eksternal untuk memastikan prosesnya berjalan lancar dan lebih terstruktur. Pada pengajuan banding ini, FAM menyertakan dokumen baru yang lebih terperinci tentang tujuh pemain tersebut. Dokumen ini…

Read More