Australia Cabut Visa Influencer yang Sebar Islamofobia terhadap Yahudi

Pemerintah Australia baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan membatalkan visa seorang influencer berjudul Sammy Yahood yang dikenal karena pernyataan-pernyataannya yang kontroversial terhadap Islam. Keputusan ini diambil menjelang keberangkatan Yahood ke Australia untuk serangkaian acara yang sudah dijadwalkan, mencerminkan ketegasan pemerintah dalam menangani penyebaran kebencian di ruang publik. Pembatalan ini dilakukan sekitar tiga jam sebelum pesawatnya lepas landas, yang menunjukkan betapa mendesaknya keputusan tersebut bagi pemerintah. Yahood, yang dijadwalkan melakukan lokakarya dan acara bertema bela diri di beberapa kota Australia, mendapat dukungan dari kelompok sayap kanan yang menyayangkan tindakan ini. Konteks…

Read More

Influencer Wajib Lulus Kuliah, Tanpa Gelar Sulit untuk Berkonten

Peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah China mewajibkan para influencer di media sosial untuk memiliki gelar pendidikan atau sertifikasi resmi terkait topik yang mereka bahas. Kebijakan ini, yang akan mulai berlaku pada 25 Oktober 2025, menciptakan diskusi yang luas di kalangan netizen mengenai kebebasan berbicara dan keakuratan informasi di dunia maya. Aturan ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran informasi yang salah dan saran berbahaya di internet. Otoritas dunia maya China, Cyberspace Administration of China (CAC), menekankan pentingnya konten yang disediakan oleh individu yang memenuhi syarat profesional dalam bidang sensitif seperti kesehatan,…

Read More

Laporan dari Polandia: Dampak Influencer Sebagai Suara Skincare dan Kosmetik Tanpa Gelar Duta

Pernahkah Anda mendengar tentang merek kecantikan 4 Szpaki yang terkenal di Polandia? Kisah mereka dimulai dari pengalaman seorang konsumen yang mengungkapkan masalah kesehatan setelah menggunakan krim deodoran yang mereka ciptakan. Ketika konsumen tersebut mengaplikasikan krim deodoran pada ketiak, ia menemukan adanya benjolan yang mencurigakan. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengidap kanker, tetapi beruntung terdeteksi pada tahap awal sehingga dapat diselamatkan. Testimoni yang menyentuh ini menarik perhatian banyak orang di Polandia, memicu berbagai diskusi tentang keselamatan produk kecantikan. Namun, pengelola 4 Szpaki, Grzegorz Sienkiewicz, menyadari bahwa viralitas saja tidak cukup…

Read More