Dalam beberapa minggu terakhir, pengguna LinkedIn menghadapi lonjakan penipuan yang mengganggu pengalaman mereka di platform tersebut. Penipuan ini dilakukan dalam bentuk komentar palsu yang menjanjikan tindakan pemulihan akun, tetapi sebenarnya bertujuan untuk mendapatkan informasi pribadi dari pengguna. Berita terbaru menunjukkan bahwa metode yang digunakan oleh para penipu semakin canggih dan tidak mudah dikenali. Dengan memanfaatkan tampilan yang menyerupai komunikasi resmi LinkedIn, mereka mencoba menipu pengguna agar mengeklik tautan berbahaya yang diberikan dalam komentar tersebut. Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya bagi pengguna untuk selalu waspada terhadap komunikasi yang mencurigakan. Dengan penipuan…
Read More