Alasan PBSI Memilih Kontingen Ganda Campuran Indonesia untuk Turnamen

Pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, membuat keputusan tegas untuk mengatur jumlah atlet yang dikirim ke turnamen demi fokus merebut gelar juara. Keputusan tersebut diambil setelah pasangan ganda campuran Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil tidak berpartisipasi dalam ajang bergengsi All England 2026, meskipun secara peringkat mereka berhak untuk ikut serta. PBSI mengalihkan perhatian ke dua pasangan ganda campuran lain, yaitu Jafar Hidayatullah bersama Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Amri Syahnawi dengan Nita Violina Marwah. Kebijakan ini menunjukkan langkah strategis untuk meningkatkan peluang meraih prestasi dalam turnamen yang akan…

Read More

Warga Antusias Ikuti Turnamen Sepak Bola di Jalur Gaza

Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menggelar turnamen sepak bola pertama dalam lebih dari dua tahun sejak perang yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza. Meski kondisi lapangan sederhana dan dikelilingi puing, warga tetap antusias menyaksikan pertandingan dari balik pagar dan bangunan rusak. Sejumlah tim lokal berpartisipasi dalam turnamen ini sejak Senin (9/2). PFA membersihkan area lapangan secara swadaya. Warga menyebut sepak bola menjadi penghibur di tengah sulitnya kehidupan yang masih dihantui krisis akibat perang. Empat bulan setelah gencatan senjata, rekonstruksi Gaza disebut masih minim dan banyak warga masih tinggal di tenda…

Read More

Indonesia Masters Jadi Pembuktian Meski Tanpa Gelar di 2 Turnamen

Tim bulu tangkis Indonesia memulai tahun 2026 dengan dua turnamen awal yang kurang memuaskan, tanpa berhasil meraih satu pun gelar. Keikutsertaan mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 diharapkan menjadi momen kebangkitan dan pembuktian kemampuan tim. Indonesia Masters, yang berstatus Super 500, menjadi turnamen ketiga dalam serangkaian kegiatan bulu tangkis Januari 2026. Sebelumnya, para atlet muda telah berjuang di Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750) tanpa hasil maksimal. Di kedua turnamen tersebut, pemain Indonesia tidak berhasil menyabet gelar juara, dengan pencapaian terbaik hanya sampai ke final. Jonatan…

Read More

Rata-rata Poin Fajar Fikri 8.900 Poin per Turnamen

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kini menjadi sorotan utama dalam dunia bulutangkis. Dikenal karena performa luar biasa, keduanya telah menunjukkan bahwa kerja keras dan sinergi yang baik bisa membuahkan hasil yang memuaskan. Dari enam turnamen yang mereka ikuti, Fajar dan Fikri berhasil meraih posisi yang mengesankan di ranking dunia. Dengan total 53.750 poin yang mereka peroleh, pasangan ini berhasil menunjukkan potensi yang menjanjikan. Konsistensi mereka dalam mengumpulkan poin mencapai rata-rata 8.958 per turnamen, angka yang tidak bisa dianggap remeh. Capaian ini patut diperhatikan, mengingat banyak pasangan lainnya yang berjuang…

Read More