Keluarga dan kerabat korban tsunami Aceh tahun 2004 melanjutkan tradisi ziarah ke makam para orang terkasih. Di tengah tantangan cuaca yang buruk dan bencana alam lainnya, mereka tetap menunjukkan rasa cinta dan penghormatan kepada yang telah pergi. Tradisi ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga merupakan bentuk pengingat saat-saat berharga yang pernah dilalui bersama. Melalui ritual ini, mereka berusaha untuk menjaga kenangan tetap hidup, meski waktu telah berlalu. Penyokong utama dari acara ziarah ini adalah rasa solidaritas dan ikatan keluarga. Setiap tahun, mereka berkumpul di makam yang ramai dengan…
Read More